Buku Ajar Ilmu Pangan
by: Sholichin, Ismanilda, Jufri Sineke, Mia Srimiati, Sastri
Manusia
membutuhkan makanan dan minuman untuk bertahan hidup, dimana di dalamnya terdapat bermacam zat gizi. Pangan
adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati, adapun pangan
diperuntukan untuk hewan. Gizi berasal dari bahasa arab “ghidza” yang berarti
makanan yang menyehatkan, Adapun zat gizi adalah ikatan kimia yang diperlukan
tubuh untuk melakukan fungsinya; karbodhidrat, protein, lemak, vitamin, mineral
dan air. Istilah “nutrisi” lebih sering digunakan dalam konteks hewan dan
tanaman. Pangan dapat berasal dari sumber hewani, nabati, dan air, dengan
klarifikasi zat gizi; karbohidrat, protein, vitamin, mineral, lemak, dan air.
Pangan memiliki fungsi biologic (memenuhi rasa lapar dan haus), sementara zat
gizi berfungsi menghasilkan energi, membangun dan memelihara jaringan, serta
mengatur proses-proses kehidupan. Terdapat pangan hewani dan pangan nabati,
makanan segar dan makanan olahan, program 4 sehat 5 sempurna, dan kelasifikasi
lainnya. Pangan memiliki sifat fisik, kimia, dan biologi. Kerusakan bahan
pangan dibedakan menjadi kerusakan biologi, mikrobiologi, fisik, mekanis, dan
kimia. Pemilihan pangan dipengaruhi; agama, nilai gizi, kualitas, selera, juga
daya beli.
Serelia
(sereal) adalah tanaman yang diambil bijinya untuk dikonsumsi. Biji-bijian yang
tergolong dalam serelia; gandum, jagung, padi, barley (jelai), oats (havermut),
rye (secale cereale), sorgum, jali, biji soba (buckwheat), dan miliet
(jewawut). Pada umumnya bentuk serealia, seperti padi dan gandum agak bulat.
Komponen kimia utama serealia; karbohidrat 80% (terutama pati), protein 15 %,
lemak 5%, dan meniral 2%. Teknik penyimpanan serelia; gudang, silo silindris,
tempat terpadu, dan bahan pengawet. Pengolahan serelia menjadi produk setengah
jadi bertujuan untuk meningkatkan daya simpan, kualitas, dan fungsionalitas
produk tersebut.
Lemak
dan minyak berfungsi sebagai sumber energi, dimana lemak berbentuk padat
(jenuh) sementara minyak bentuknya cair (tak jenuh). Lemak dan minyak merupakan
trigliserida, terdiri dari satu molekul gliserol dan tiga molekul asam lemak.
Selain sebagai sumber energi, lemak dan minyak juga berfungsi sebagai; penopang
dan pelindung organ, isolasi termal, pembentukan sel dan membran sel, menyimoan
vitamin, produksi hormon, mengatur fungsi otak, juga mengurangi peradangan.
Selain lemak jenuh dan lemah tak jenuh, terdapat pula lemak tak jenuh ganda dan
lemak trans. Kelebihan lemak, terutama lemak jenuh dan trans, dapat menyebabkan
stroke, namun kekurangan lemak dapat menyebabkan penurunan sistem kekebalan
tubuh dan masalah kulit.
Daging
dan unggas adalah bahan pangan hewani yang memiliki nilai gizi tinggi; meliputi
air (75%), protein (19%), lemak (2.5 %), karbohidrat (1.2 %), vitamin, mineral,
dan sejumlah kecil senyawa bioaktif lainnya. Struktur daging dan ungags menjadi
factor utama yang memengaruhi tekstur, keempukan, dan kualitas sensorisnya,
yang terdiri dari tiga komponen; serat otot, jaringan ikat, dan jaringan lemak.
Factor yang memengaruhi kualitas daging dan ungags; jenis dan usia ternak,
pakan, dan penanganan pascapanen. Pengolahan daging dan unggas bertujuan untuk
meningkatkan keamanan pangan, memperpanjang umur simpan, dan menambah nilah
produk; pemasakan, marinasi, dan pengawetan. Pencegahan risiko kontaminasi
bakteri pada daging dan unggas memerlukan langkah-langkah menyeluruh dari
penyembelihan hingga konsumsi. Daging dan unggas berfungsi sebagai; sumber
protein, pertumbuhan dan perbaikan jaringan, fungsi imun, penyedia energi,
sumber vitamin dan mineral, dan berperan dalam diet khusus.
Susu
disebut juga sebagai makanan yang sempurna, memiliki nilai gizi yang tinggi dan
lengkap. Pemerahan susu pertama dalam sejarah terjadi sekitar 8.000 SM di
Mesopotamia. Susu mengandung kalori 66 kkal, protein 3,2 gr, lemak 3,7 gr,
laktosa 4,6 gr, zat besi 0,1 mg, kalsium 120 mg, dan vitamin A 100 IU. Manfaat
susu; menetralisir racun, meningkatkan efisiensi otak, mempercepat penyembuhan
luka, memperkuat tulang, menyehatkan jantung, menajamkan penglihatan, juga baik
untuk kecantikan. Ada beberapa macam susu; susu segar, susu pasteurisasi, susu
bubuk, susu UHT, susu lemak nabati, susu evaporasi, dll. Beberapa produk olahan
susu; susu segar, susu skim dan susu krim, susu kental manis dan susu yang
diuapkan, susu fermentasi, eskrim, mentega, dll. Kerusakan susu dapat
disebabkan oleh; pertumbuhan dan aktifitas bakteri atau enzim, pemanasan dan
pendinginan, parasite, serangga, tikus, sinar, udara, dan lama penyimpanan.
Terimakasih atas Pembelian Buku Original-nya!!
Note:
- dikhususkan bagi yang sudah membaca bukunya [sebagai pengingat].
- bagi yang belum membaca bukunya, disarankan untuk membacanya [jika tertarik], sebab setiap penulis memiliki cara penyampaiannya sendiri-sendiri.


0 comments:
Post a Comment