Friday, November 7, 2025

Sinopsis "Buku Ajar Ilmu Pangan" Bahasa Indonesia

 Buku Ajar Ilmu Pangan
by: Sholichin, Ismanilda, Jufri Sineke, Mia Srimiati, Sastri

Manusia membutuhkan makanan dan minuman untuk bertahan hidup, dimana di dalamnya terdapat bermacam zat gizi. Pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati, adapun pangan diperuntukan untuk hewan. Gizi berasal dari bahasa arab “ghidza” yang berarti makanan yang menyehatkan, Adapun zat gizi adalah ikatan kimia yang diperlukan tubuh untuk melakukan fungsinya; karbodhidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan air. Istilah “nutrisi” lebih sering digunakan dalam konteks hewan dan tanaman. Pangan dapat berasal dari sumber hewani, nabati, dan air, dengan klarifikasi zat gizi; karbohidrat, protein, vitamin, mineral, lemak, dan air. Pangan memiliki fungsi biologic (memenuhi rasa lapar dan haus), sementara zat gizi berfungsi menghasilkan energi, membangun dan memelihara jaringan, serta mengatur proses-proses kehidupan. Terdapat pangan hewani dan pangan nabati, makanan segar dan makanan olahan, program 4 sehat 5 sempurna, dan kelasifikasi lainnya. Pangan memiliki sifat fisik, kimia, dan biologi. Kerusakan bahan pangan dibedakan menjadi kerusakan biologi, mikrobiologi, fisik, mekanis, dan kimia. Pemilihan pangan dipengaruhi; agama, nilai gizi, kualitas, selera, juga daya beli.

Serelia (sereal) adalah tanaman yang diambil bijinya untuk dikonsumsi. Biji-bijian yang tergolong dalam serelia; gandum, jagung, padi, barley (jelai), oats (havermut), rye (secale cereale), sorgum, jali, biji soba (buckwheat), dan miliet (jewawut). Pada umumnya bentuk serealia, seperti padi dan gandum agak bulat. Komponen kimia utama serealia; karbohidrat 80% (terutama pati), protein 15 %, lemak 5%, dan meniral 2%. Teknik penyimpanan serelia; gudang, silo silindris, tempat terpadu, dan bahan pengawet. Pengolahan serelia menjadi produk setengah jadi bertujuan untuk meningkatkan daya simpan, kualitas, dan fungsionalitas produk tersebut.

Lemak dan minyak berfungsi sebagai sumber energi, dimana lemak berbentuk padat (jenuh) sementara minyak bentuknya cair (tak jenuh). Lemak dan minyak merupakan trigliserida, terdiri dari satu molekul gliserol dan tiga molekul asam lemak. Selain sebagai sumber energi, lemak dan minyak juga berfungsi sebagai; penopang dan pelindung organ, isolasi termal, pembentukan sel dan membran sel, menyimoan vitamin, produksi hormon, mengatur fungsi otak, juga mengurangi peradangan. Selain lemak jenuh dan lemah tak jenuh, terdapat pula lemak tak jenuh ganda dan lemak trans. Kelebihan lemak, terutama lemak jenuh dan trans, dapat menyebabkan stroke, namun kekurangan lemak dapat menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh dan masalah kulit.

Daging dan unggas adalah bahan pangan hewani yang memiliki nilai gizi tinggi; meliputi air (75%), protein (19%), lemak (2.5 %), karbohidrat (1.2 %), vitamin, mineral, dan sejumlah kecil senyawa bioaktif lainnya. Struktur daging dan ungags menjadi factor utama yang memengaruhi tekstur, keempukan, dan kualitas sensorisnya, yang terdiri dari tiga komponen; serat otot, jaringan ikat, dan jaringan lemak. Factor yang memengaruhi kualitas daging dan ungags; jenis dan usia ternak, pakan, dan penanganan pascapanen. Pengolahan daging dan unggas bertujuan untuk meningkatkan keamanan pangan, memperpanjang umur simpan, dan menambah nilah produk; pemasakan, marinasi, dan pengawetan. Pencegahan risiko kontaminasi bakteri pada daging dan unggas memerlukan langkah-langkah menyeluruh dari penyembelihan hingga konsumsi. Daging dan unggas berfungsi sebagai; sumber protein, pertumbuhan dan perbaikan jaringan, fungsi imun, penyedia energi, sumber vitamin dan mineral, dan berperan dalam diet khusus.

Susu disebut juga sebagai makanan yang sempurna, memiliki nilai gizi yang tinggi dan lengkap. Pemerahan susu pertama dalam sejarah terjadi sekitar 8.000 SM di Mesopotamia. Susu mengandung kalori 66 kkal, protein 3,2 gr, lemak 3,7 gr, laktosa 4,6 gr, zat besi 0,1 mg, kalsium 120 mg, dan vitamin A 100 IU. Manfaat susu; menetralisir racun, meningkatkan efisiensi otak, mempercepat penyembuhan luka, memperkuat tulang, menyehatkan jantung, menajamkan penglihatan, juga baik untuk kecantikan. Ada beberapa macam susu; susu segar, susu pasteurisasi, susu bubuk, susu UHT, susu lemak nabati, susu evaporasi, dll. Beberapa produk olahan susu; susu segar, susu skim dan susu krim, susu kental manis dan susu yang diuapkan, susu fermentasi, eskrim, mentega, dll. Kerusakan susu dapat disebabkan oleh; pertumbuhan dan aktifitas bakteri atau enzim, pemanasan dan pendinginan, parasite, serangga, tikus, sinar, udara, dan lama penyimpanan.


Terimakasih atas Pembelian Buku Original-nya!!


Note:
- dikhususkan bagi yang sudah membaca bukunya [sebagai pengingat].
- bagi yang belum membaca bukunya, disarankan untuk membacanya [jika tertarik], sebab setiap penulis memiliki cara penyampaiannya sendiri-sendiri.


0 comments:

Post a Comment

 
;