The 5 AM Club
by:
Robin Sharma
Kejatuhan seorang pengusaha sukses,
mengarahkannya pergi menghadiri seminar–dan mengalami terobosan baru yang akan
menyelamatkan dirinya–atau menemukan kedamaian, lewat kematian.
Sang pembicara mengungkapkan bahwa
“Hidup terlalu singkat untuk menjalani peran kecil dengan bakat besar Anda,”
bahwa banyak di antara kita mati pada usia tiga puluh tahun dan dikubur pada
usia delapan puluh tahun. Sang pemikat mengingatkan agar tidak membiarkan
kepedihan masa lalu menghambat kejayaan masa depan, bahwa “Ide tidak akan
berharga sama sekali kecuali didukung oleh penerapan (Kelas dunia dimulai ketika zona nyaman Anda berakhir : Sulit itu
pertanda bagus).
Pengusaha, seniman, dan tunawisma,
membicarakan perihal sang pemikat dan kematiannya. Si seniman menyukai semua
ucapan sang pemikat dan mengungkapkan frasa; “Ketika kekuatan cinta mengalahkan
cinta kekuatan, dunia akan mengenal kedamaian.” Sementaraitu, si tunawisma
mengungkapkan bahwa ia menyadari kebenaran kata-kata sang pemikat, dan si
pengusaha mulai menemukan tekad dalam diri bahwa petualangan sangat istimewa
sebentar lagi akan dimulai.
Kepada si seniman, pria tunawisma
mengungkapkan pentingnya untuk selalu berada di seputar kualitas terbaik. Si
seniman mengungkapkan bahwa ia menyukai perkataan sang Pemikat soal keyakinan
prajurit Sparta; “orang yang lebih banyak berkeringat saat latihan lebih
sedikit berdarah dalam peperangan,” juga tentang pentingnya menerapkan
rutinitas pagi kelas dunia. Mendapati kegagalan si pengusaha, si tunawisma
mengungkapkan bahwa kegagalan sebenarnya adalah perkembangan yang tersamar,
semenatara si pelukis mengungakapkan bahwa ia lebih suka menjalani hidup yang
lebih berisiko (penuh makna). Pria tunawisma mengungkapkan bahwa kita salah
meyakini materi dari luar akan mengisi kekosongan dalam diri. The 5AM CLUB; Bagaimana Anda bisa
memiliki kualitas kelas dunia jika tidak meluangkan waktu setiap pagi untuk
menjadikan diri Anda berkualitas kelas dunia?! (Bangun pukul 5 pagi adalah Ibu
dari Semua Rutinitas).
Pria tunawisma menawarkan keduanya
untuk menjalani The 5AM CLUB bersamanya,
dengan menekankan nilai-nilai; komitmen, disiplin, kesabaran, dan usaha. Si
seniman dan si pengusaha berbicara satu sama lain dan akhirnya memutuskan untuk
menerima tawaran si tunawisma. Si tunawisma tengah membayangkan diri idaman
(salah satu POS harian) ketika si seniman dan si pengusaha hendak menyatakan
kesediaan mereka.
Si pengusaha dan si pelukis berada
di tempat yang dijanjikan dengan sikap sedikit skeptis hingga sebuah
Rolls-Royce datang menjemput mereka, dimana si sopir menceritakan sedikit
tentang tuannya; Tuan Riley. Setibanya di hangar pribadi, keduanya mengetahui
bahwa mereka akan pergi ke Mauritius. Setibanya di sana, sebuah mobil SUV
membawa kami menuju perumahan tepi pantai, dimana dalam prosesnya kami menerima
plat aturan. Keduanya akhirnya tiba di hadapan Tuan Riley yang ternyata adalah
sosok sang Pemikat.
Mendapati penuturan si pengusaha,
sang Pemikat mengucapkan selamat datang dan mengungkit bagaimana ulat menjadi
kupu-kupu. Sang Pemikat mengungkapkan bahwa kekuatan (kekayaan) sejati tidak
pernah datang dari luar, sebagaimana Gandhi dan Teresa, yang menyadari satu
tujuan utama dari kehidupan yang terukir indah adalah kontribusi. Sang
Pemikat mengungkapkan identitasnya sebagai penasihat Tuan Riley, menekankan
Pola Pikir 2x3x dan pentingnya istirahat.
Stone Riley menyapa kedua tamunya,
mengungkapkan bahwa ketepatan (waktu) adalah sifat keluarga raja, mengenakan
kaos bertuliskan “Ide tidak bekerja sampai Anda mengerjakannya.” sambil
menikmati sinar matahari, ia mengungkapkan bahwa Jika tidak bangun pagi, Anda
tidak akan memperoleh kemajuan dalam hal apa pun, bahwa hal itu meningkatkan
“The Flow State”. Si pengusaha terbangun dari mimpi buruk dan menceritakan
kisahnya sebagai Raksasa dan Bajak Laut pada si seniman.
Pukul 5 pagi di tepi pantai, tiga
anggota The 5AM Club mendapati sebuah botol berisikan surat, mengarahkan Tuan
Riley mengungkapkan bahwa awal dari transformasi adalah peningkatan persepsi,
bahwa orang-orang terbaik memberikan perhatian obsesif sampai ke detail paling
kecil. Hal yang paling penting: Anda harus bekerja optimal setiap hari (evolusi
peningkatan bertahap).
Berpikir tentang kematian membuat
Anda menjalani hidup dengan cara yang Anda rasa benar serta memperhatikan
keajaiban kecil yang muncul setiap harinya. Si miliuner kemudian mengungkapkan
perihal empat fokus pembuat sejarah; penggunaan modal IQ dengan membuat ulang
naskah cerita pribadi, bebas dari pengalih perhatian dengan berfokus hanya
pada hal terpenting, latihan keahlian pribadi; setiap hari dari dalam diri
(melalui Pola Pikir, Pola Hati, Pola Kesehatan, dan Pola Jiwa), dan fondasi
penumpukan hari dengan 1% waktu sebagai koreksi dan perbaikan.
Pengusaha wanita berjanji pada diri
untuk menjalani sisa hidupnya dengan meniru keunggulan, ketahanan, dan kebaikan
maksimal. Sementara si seniman mengungkapkan bahwa ia kembali merasa percaya
diri dan menyatakan perasaannya sepenuh hati. Si miliuner membawa si seniman
dan si pengusaha menuju Agra, India.
Sambil menyaksikan keindahan Taj
Mahal, si miliuner menerima kain sulaman bertuliskan The 5-3-1 Creed of
Willpower Warrior; “Secara teratur
melakukan hal yang sulit tetapi penting dan terasa tidak nyaman adalah cara
prajurit dilahirkan
Perjalanan menuju Roma mengingatkan
si miliuner pada mendiang istrinya, Vanessa. Ia pergi ke sana untuk mengajarkan
formula 20/20/20 pada kedua muridnya,
dengan diawali wishbone. Penundaan
adalah tindakan membenci diri sendiri, jadi terapkanlah formula 20/20/20:
bergerak (bernapas dalam-dalam), merenung (jurnal meditasi), dan bertumbuh
(belajar secara daring). Tips 5AM: setel alarm pada 05.30. Si miliuner menerima
sebuah jual dan menjilatinya, mengungkapkan bahwa mereka akan pergi ke kebun
anggur di Afrika Selatan. Si miliuner kemudian mengungkapkan pentingnya jurnal
(buku harian), diikuti dengan Pola Pikir 2x3x. Menggunakan skuter, si miliuner
membawa keduanya ke makam bangsa Roma, dan mendapati Sang Pemikat juga berada
di sana, mengungkapkan bahwa kekurangan atau kelebihan tidur terbukti
mempersingkat masa hidup (7,5 jam). Sang pemikat kemudian menyerahkan gulungan
berisi rincian ritual sebelum tidur. Pesawat nirawak tiba dengan rincian bagian
harian, mengingatkan si miliuner bahwa harta terbaik dalam kehidupan
terletak pada momen paling sederhana. Di tengah perjalanan, dua pria
bersenjata menyerang mereka, memberikan peringatan keras pada si pengusaha,
namun pasukan si miliuner tiba untuk menghentikan mereka. Mendapati tidak
adanya si seniman, si pengusaha segera melakukan pencarian dan berhadapan
dengan salah satu pria bersenjata. Keesokan harinya, si miliuner mengungkapkan
kabar baik pada si pengusaha dan si seniman, diikuti penyerahan karya seni
dengan diagram: Sepuluh Taktik Kegeniusan Abadi; aturan gelembung ketat fokus
total, aturan 90/90/1, metode 60/10, lima konsep harian, latihan fisik kedua,
dua protokol pemijatan, universitas lalu lintas, teknik tim impian, sistem
desain mingguan, dan murid 60 menit. Mendapati hadiah si miliuner, si seniman
pun membacakan puisinya untuk si pengusaha.
Di perkebunan anggur di Franschhoek,
Afrika Selatan, Stone Riley menunjukkan model pembelajaran siklus kembar
kinerja elite: fokus mental, energi fisik, kekuatan tekad pribadi, talenta
asli, dan waktu sehari-hari. Si miliuner mengungkapkan bahwa pertumbuhan
terjadi saat Anda beristirahat; tekanan x pengisian = pertumbuhan + ketahanan.
Dengan model pembelajaran kegembiraan sebagai gps, hati Anda tahu tempat Anda
harusnya berada: untuk menciptakan keajaiban di dunia, miliki keajaiban dalam
diri anda sendiri; kumpulkan pengalaman ajaib, bukan hal-hal bersifat materi;
kegagalan memperbesar rasa ketakutan; penggunaan kekuatan utama yang tepat
menciptakan utopia pribadi anda; hindari orang jahat; uang adalah buah dari
kedermawanan; kesehatan yang optimal memaksimalkan kekuatan anda untuk
menciptakan keajaiban; terus tingkatkan standar kehidupan Anda menuju kelas
dunia; cinta yang dalam menghasilkan
kegembiraan yang tak terkalahkan; surga
di atas bumi adalah sebuah keadaan, bukan tempat; hari esok itu sebuah
bonus, bukan hak.
Setibanya di Cape Town, Afrika,
mereka dibawa ke Pulau Robben untuk melihat sel penjara tempat Nelson Mandela
dikurung. Di sana, mereka disambut seorang pemandu wisata, yang merupakan
penggemar berat sang pemikat, dan memiliki pengalaman pribadi dengan sang
legenda. Si pemandu wisata mengungkapkan bahwa Mandela merupakan seorang
pemimpin sejati, seorang pemaaf yang tulus. Sang pemikat pun mengungkapkan
perihal Siklus Manusia Pahlawan; 7 kebajikan pengubah dunia (keberanian,
pemberian maaf, integritas, pemahaman, ketulusan, kesopanan, dan kerendahan
hati).
Beberapa bulan setelah kunjungannya
ke Pulau Robben, Stone Riley meninggal dunia.
Terimakasih atas Pembelian Buku Original-nya!!
Note:
- dikhususkan bagi yang sudah membaca bukunya [sebagai pengingat].
- bagi yang belum membaca bukunya, disarankan untuk membacanya [jika tertarik], sebab setiap penulis memiliki cara penyampaiannya sendiri-sendiri.


0 comments:
Post a Comment