Friday, November 28, 2025 0 comments

Sinopsis "Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati" Bahasa Indonesia

Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati
by: Brian Khrisna

Seperti malam-malam lain, aku pulang selepas lembur. Tak ada yang menantiku di rumah. Dulu, kupikir merantau ke Ibukota akan mengubah hidupku menjadi lebih baik. Ternyata justru menjadi kota yang membuatku benar-benar ingin berhenti menjalani hidup.

Namaku Ale, umurku 37 tahun, dan aku didiagnosis depresi akut tiga bulan lalu. Tidak ada yang Istimewa di hidupku. Bentuk badanku yang tinggi 189 cm dengan berat badan 138 kg dan kulit hitam ini membuat orang-orang enggan mendekat lebih lama. Orang yang kuanggap teman, mempunyai banyak teman baik dan aku bukan salah satunya. Setelah ditelusuri oleh psikiaterku, ternyata bibit depresiku ini sudah muncul sejak aku kecil. ‘Genderuwo’ dan ‘babon’ adalah kata-kata yang paling sering disematkan kepadaku. Dengan meniup api lilin di kue ulangtahun yang terakhir, aku bertekad akan bunuh diri 24 jam dari sekarang.

Pukul tujuh pagi di hari yang sama, aku memutuskan untuk bolos kerja hari ini. Pukul sembilan, kubersihkan kamar. Pukul sepuluh, kubersihkan diri. Pukul sebelas, kutulis surat kematian. Pukul dua belas, aku mengajak satpam untuk makan siang bersama. Pukul satu siang, aku mengambil sisa tabunganku lalu pergi mengunjungi psikiater. Pukul empat sore, aku menyempatkan mampir ke pet shop, kemudian duduk di taman kota. Selepas azan maghrib, aku pergi ke tempat karaokean, diikuti dengan mabuk dan berjoget sepuasnya di tengah area dansa hingga mereka mengusirku. Setelah sempat tertidur, aku mengambil botol obat yang akan menjadi algojoku, dimana kudapati tulisan “dikonsumsi sesudah makan.” Bayangan betapa nikmatnya seporsi mie ayam, mengarahkanku pergi ke luar hanya untuk mendapati mie ayam-nya tutup.

Aku ingin mati, tapi ingin mie ayam juga. Hal ini mengarahkanku ke rumah si penjual, Pak Jo, yang tenyata baru saja meninggal dunia. Aku yang ingin mati ini, malah membantu prosesi kematian orang lain; Tuhan benar-benar maha bercanda. Dalam perjalanan pulang, kuputuskan untuk membeli rokok di sebuah warung hanya untuk mendapati diriku ditangkap oleh intel.

Aku di gelandang dengan kasar sebelum akhirnya dimasukkan ke dalam sel tahanan. Dua hari kemudian, orang baru datang dengan santainya, sebagai penguasa sel kami, namanya Murad. Napi baru tiba dengan angkuh, membuatnya babak belur dihajar Murad. Ia kemudian menghampiriku dengan sikap ganasnya, menanyakan bagaimana bisa aku berakhir di sini. Beberapa hari kemudian, Murad menceritakan kisahnya, membuatku kahirnya mengertai apa yang terjadi, dimana Murad berpesan bahwa lebih mudah bagi kita yang hidup dan besar di jalanan untuk menjadi orang jahat daripada menjadi orang baik. Besoknya, aku pun dibebaskan, begitu juga dengan Murad yang mengajakku untuk bekerja padanya. Aku yang sempat terdiam, mendapati pukulan dari Murad diikuti arahan, dan aku pun meminta untuk menelpon Ibu terlebih dahulu.

Kami tiba di dekat palang kereta api, menyusuri gang hingga tiba di sebuah gapura dengan sebuah logo burung cangak. Esok harinya, Murad membangunkanku dengan kasar dan mengataiku, mengajakku untuk ikut melihatnya melakukan penagihan sebelum menyuruhku untuk melakukan hal yang sama. Sikap pengecutku membuatku mendapatkan pukulan demi pukulan dari Murad, yang akhirnya menyadarkanku untuk bersikap tak takut mati. Dan pada pertarungan antara geng Murad dengan geng saingan, aku bersikap tak takut mati di hadapan gerombolan musuh, yang terkejut melihat sikapku dan merasa ciut. Rumor pun mulai beredar di kalangan geng perihal diriku. Di saat cuti, kudapati Murad sempoyongan, diikuti adiknya, yang ternyata bekerja di Lanyard, tempatku bekerja. Mendapati sikap sang adik kepadaku, Murad memberikan sikap persahabatan, dan kemudian memberikan tato penghormatan di punggungku. Hari-hari berjalan biasa, Aku pun menempelkan tanganku di atas nama “Blek” seperi yang selalu Murad lakukan.

Murad kembali hanya mengajakku, dan ternyata menuju salah satu klub malam, dimana Murad mendapati sapaan hangat dari Mami Louisse. Setelah transaksi, Murad meminta barang baru dan pergi membawa gendis ke tempat yang telah disiapkan. Di saat Mami Louisse pergi, aku berbincang-bincang dengan Juleha. Mengetahui kisah cintaku, Mami mengungkapkan bahwa di hadapan orang yang tepat kita tak perlu memohon apa-apa. Bahwa aku sendiri belum bisa mencintai diri sendiri. Tak lama kemudian, aku bertemu dengan Ipul, yang segera mengajakku pergi.

Ipul membawaku ke kontrakannya, menyeduhkan kopi untukku dan menceritakan kisahnya disertai rasa terimakasih yang dalam, membuatku tertegun. Ipul juga menceritakan bahwa beberapa orang di kantor menanyakan keberadaanya, membuatku menyadari bahwa hal-hal yang kita anggap kecil bisa berarti besar buat orang lain. Mendapati keadaanku, Ipul mengungkapkan bahwa hidup akan lebih mudah jika kita bisa belajar menerima kekecewaan dan melihatnya sebagai berkah yang asing. Selepas sholat shubuh, aku menemani Ipul mengantarkan kue bolu pada Bu Murni, yang menatapku dengan sikap dingin dan tidak berkata sepatah kata pun. Sementara Ipul segera pulang ke rumahnya untuk menghadapi Murad, aku mendapati Bu Murni memberikan sikap hangat disertai permintaan maaf padaku. Mendapati tangisanku, Bu Murni memberikan pelukan hangat, mengusap punggungku dan berpesan agar aku mencari seseorang yang rasa cintanya sebesar rasa cintaku kepadanya. Aku pun memutuskan untuk mengantarkan kue bolu ke tempat-tempat penjualan, dimana dalam prosesnya aku bertemu Pak Uju, penjual layangan yang mengungkapkan terimakasihnya padaku. Rasa penasaran Pak Uju mengarahkan kami saling bertukar cerita, dimana Pak Uju menceritakan kisahnya disertai filosofi layangan.

Dalam perjalanan pulang, kembali ke kontrakan, aku berpapasan dengan seorang penjual buta, Pak Jipren, yang ternyata satu arah denganku. Aku pun memenuhi permintaanya untuk menemaninya pulang. Dalam prosesnya, Pak Jipren menerima tawaran makan dari seorang pemilik warung, dimana aku bertemu kembali dengan teman sma. Dalam kekesalan, aku pergi ke toilet umum untuk meredakan amarah hanya untuk mendapati Pak Jipren mempertanyakan keadaanku, mengarahkanku untuk meluapkan semua rasa kemarahan. Aku kemudian menceritakan kisahku pada Pak Jipren, yang mengungkapkan bahwa sometimes we need close our eyes to truly see the world. Kami pun akhirnya melewati TPU dan tiba di tempat tinggal para tunanetra. Hal ini mengajarkanku bahwa yang paling penting bukanlah melihat melalui mata melainkan melihat melalui rasa.

Aku sekarang duduk di tempat semua ini bermula, membiarkan hujan membasuh seluruh jiwa Ruslan Abdul Wardhana. Setelah mengecek ponsel, aku memacu motorku menjauhi kantor, pergi menyusuri hari-hari dimana Tuhan menuntunku. Aku belajar bahwa kunci untuk bertahan hidup bukanlah selalu berpikir positif, tetapi mempunya kemampuan untuk menerima.


Terimakasih atas Pembelian Buku Original-nya!!


Note:
- dikhususkan bagi yang sudah membaca bukunya [sebagai pengingat].
- bagi yang belum membaca bukunya, disarankan untuk membacanya [jika tertarik], sebab setiap penulis memiliki cara penyampaiannya sendiri-sendiri.


Friday, November 7, 2025 0 comments

Sinopsis "Buku Ajar Ilmu Pangan" Bahasa Indonesia

 Buku Ajar Ilmu Pangan
by: Sholichin, Ismanilda, Jufri Sineke, Mia Srimiati, Sastri

Manusia membutuhkan makanan dan minuman untuk bertahan hidup, dimana di dalamnya terdapat bermacam zat gizi. Pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati, adapun pangan diperuntukan untuk hewan. Gizi berasal dari bahasa arab “ghidza” yang berarti makanan yang menyehatkan, Adapun zat gizi adalah ikatan kimia yang diperlukan tubuh untuk melakukan fungsinya; karbodhidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan air. Istilah “nutrisi” lebih sering digunakan dalam konteks hewan dan tanaman. Pangan dapat berasal dari sumber hewani, nabati, dan air, dengan klarifikasi zat gizi; karbohidrat, protein, vitamin, mineral, lemak, dan air. Pangan memiliki fungsi biologic (memenuhi rasa lapar dan haus), sementara zat gizi berfungsi menghasilkan energi, membangun dan memelihara jaringan, serta mengatur proses-proses kehidupan. Terdapat pangan hewani dan pangan nabati, makanan segar dan makanan olahan, program 4 sehat 5 sempurna, dan kelasifikasi lainnya. Pangan memiliki sifat fisik, kimia, dan biologi. Kerusakan bahan pangan dibedakan menjadi kerusakan biologi, mikrobiologi, fisik, mekanis, dan kimia. Pemilihan pangan dipengaruhi; agama, nilai gizi, kualitas, selera, juga daya beli.

Serelia (sereal) adalah tanaman yang diambil bijinya untuk dikonsumsi. Biji-bijian yang tergolong dalam serelia; gandum, jagung, padi, barley (jelai), oats (havermut), rye (secale cereale), sorgum, jali, biji soba (buckwheat), dan miliet (jewawut). Pada umumnya bentuk serealia, seperti padi dan gandum agak bulat. Komponen kimia utama serealia; karbohidrat 80% (terutama pati), protein 15 %, lemak 5%, dan meniral 2%. Teknik penyimpanan serelia; gudang, silo silindris, tempat terpadu, dan bahan pengawet. Pengolahan serelia menjadi produk setengah jadi bertujuan untuk meningkatkan daya simpan, kualitas, dan fungsionalitas produk tersebut.

Lemak dan minyak berfungsi sebagai sumber energi, dimana lemak berbentuk padat (jenuh) sementara minyak bentuknya cair (tak jenuh). Lemak dan minyak merupakan trigliserida, terdiri dari satu molekul gliserol dan tiga molekul asam lemak. Selain sebagai sumber energi, lemak dan minyak juga berfungsi sebagai; penopang dan pelindung organ, isolasi termal, pembentukan sel dan membran sel, menyimoan vitamin, produksi hormon, mengatur fungsi otak, juga mengurangi peradangan. Selain lemak jenuh dan lemah tak jenuh, terdapat pula lemak tak jenuh ganda dan lemak trans. Kelebihan lemak, terutama lemak jenuh dan trans, dapat menyebabkan stroke, namun kekurangan lemak dapat menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh dan masalah kulit.

Daging dan unggas adalah bahan pangan hewani yang memiliki nilai gizi tinggi; meliputi air (75%), protein (19%), lemak (2.5 %), karbohidrat (1.2 %), vitamin, mineral, dan sejumlah kecil senyawa bioaktif lainnya. Struktur daging dan ungags menjadi factor utama yang memengaruhi tekstur, keempukan, dan kualitas sensorisnya, yang terdiri dari tiga komponen; serat otot, jaringan ikat, dan jaringan lemak. Factor yang memengaruhi kualitas daging dan ungags; jenis dan usia ternak, pakan, dan penanganan pascapanen. Pengolahan daging dan unggas bertujuan untuk meningkatkan keamanan pangan, memperpanjang umur simpan, dan menambah nilah produk; pemasakan, marinasi, dan pengawetan. Pencegahan risiko kontaminasi bakteri pada daging dan unggas memerlukan langkah-langkah menyeluruh dari penyembelihan hingga konsumsi. Daging dan unggas berfungsi sebagai; sumber protein, pertumbuhan dan perbaikan jaringan, fungsi imun, penyedia energi, sumber vitamin dan mineral, dan berperan dalam diet khusus.

Susu disebut juga sebagai makanan yang sempurna, memiliki nilai gizi yang tinggi dan lengkap. Pemerahan susu pertama dalam sejarah terjadi sekitar 8.000 SM di Mesopotamia. Susu mengandung kalori 66 kkal, protein 3,2 gr, lemak 3,7 gr, laktosa 4,6 gr, zat besi 0,1 mg, kalsium 120 mg, dan vitamin A 100 IU. Manfaat susu; menetralisir racun, meningkatkan efisiensi otak, mempercepat penyembuhan luka, memperkuat tulang, menyehatkan jantung, menajamkan penglihatan, juga baik untuk kecantikan. Ada beberapa macam susu; susu segar, susu pasteurisasi, susu bubuk, susu UHT, susu lemak nabati, susu evaporasi, dll. Beberapa produk olahan susu; susu segar, susu skim dan susu krim, susu kental manis dan susu yang diuapkan, susu fermentasi, eskrim, mentega, dll. Kerusakan susu dapat disebabkan oleh; pertumbuhan dan aktifitas bakteri atau enzim, pemanasan dan pendinginan, parasite, serangga, tikus, sinar, udara, dan lama penyimpanan.


Terimakasih atas Pembelian Buku Original-nya!!


Note:
- dikhususkan bagi yang sudah membaca bukunya [sebagai pengingat].
- bagi yang belum membaca bukunya, disarankan untuk membacanya [jika tertarik], sebab setiap penulis memiliki cara penyampaiannya sendiri-sendiri.


Friday, October 24, 2025 0 comments

Sinopsis "The 5 AM Club - Robin Sharma" Bahasa Indonesia

 The 5 AM Club
by: Robin Sharma

Kejatuhan seorang pengusaha sukses, mengarahkannya pergi menghadiri seminar–dan mengalami terobosan baru yang akan menyelamatkan dirinya–atau menemukan kedamaian, lewat kematian.

Sang pembicara mengungkapkan bahwa “Hidup terlalu singkat untuk menjalani peran kecil dengan bakat besar Anda,” bahwa banyak di antara kita mati pada usia tiga puluh tahun dan dikubur pada usia delapan puluh tahun. Sang pemikat mengingatkan agar tidak membiarkan kepedihan masa lalu menghambat kejayaan masa depan, bahwa “Ide tidak akan berharga sama sekali kecuali didukung oleh penerapan (Kelas dunia dimulai ketika zona nyaman Anda berakhir : Sulit itu pertanda bagus).

Pengusaha, seniman, dan tunawisma, membicarakan perihal sang pemikat dan kematiannya. Si seniman menyukai semua ucapan sang pemikat dan mengungkapkan frasa; “Ketika kekuatan cinta mengalahkan cinta kekuatan, dunia akan mengenal kedamaian.” Sementaraitu, si tunawisma mengungkapkan bahwa ia menyadari kebenaran kata-kata sang pemikat, dan si pengusaha mulai menemukan tekad dalam diri bahwa petualangan sangat istimewa sebentar lagi akan dimulai.

Kepada si seniman, pria tunawisma mengungkapkan pentingnya untuk selalu berada di seputar kualitas terbaik. Si seniman mengungkapkan bahwa ia menyukai perkataan sang Pemikat soal keyakinan prajurit Sparta; “orang yang lebih banyak berkeringat saat latihan lebih sedikit berdarah dalam peperangan,” juga tentang pentingnya menerapkan rutinitas pagi kelas dunia. Mendapati kegagalan si pengusaha, si tunawisma mengungkapkan bahwa kegagalan sebenarnya adalah perkembangan yang tersamar, semenatara si pelukis mengungakapkan bahwa ia lebih suka menjalani hidup yang lebih berisiko (penuh makna). Pria tunawisma mengungkapkan bahwa kita salah meyakini materi dari luar akan mengisi kekosongan dalam diri. The 5AM CLUB; Bagaimana Anda bisa memiliki kualitas kelas dunia jika tidak meluangkan waktu setiap pagi untuk menjadikan diri Anda berkualitas kelas dunia?! (Bangun pukul 5 pagi adalah Ibu dari Semua Rutinitas).

Pria tunawisma menawarkan keduanya untuk menjalani The 5AM CLUB bersamanya, dengan menekankan nilai-nilai; komitmen, disiplin, kesabaran, dan usaha. Si seniman dan si pengusaha berbicara satu sama lain dan akhirnya memutuskan untuk menerima tawaran si tunawisma. Si tunawisma tengah membayangkan diri idaman (salah satu POS harian) ketika si seniman dan si pengusaha hendak menyatakan kesediaan mereka.

Si pengusaha dan si pelukis berada di tempat yang dijanjikan dengan sikap sedikit skeptis hingga sebuah Rolls-Royce datang menjemput mereka, dimana si sopir menceritakan sedikit tentang tuannya; Tuan Riley. Setibanya di hangar pribadi, keduanya mengetahui bahwa mereka akan pergi ke Mauritius. Setibanya di sana, sebuah mobil SUV membawa kami menuju perumahan tepi pantai, dimana dalam prosesnya kami menerima plat aturan. Keduanya akhirnya tiba di hadapan Tuan Riley yang ternyata adalah sosok sang Pemikat.

Mendapati penuturan si pengusaha, sang Pemikat mengucapkan selamat datang dan mengungkit bagaimana ulat menjadi kupu-kupu. Sang Pemikat mengungkapkan bahwa kekuatan (kekayaan) sejati tidak pernah datang dari luar, sebagaimana Gandhi dan Teresa, yang menyadari satu tujuan utama dari kehidupan yang terukir indah adalah kontribusi. Sang Pemikat mengungkapkan identitasnya sebagai penasihat Tuan Riley, menekankan Pola Pikir 2x3x dan pentingnya istirahat.

Stone Riley menyapa kedua tamunya, mengungkapkan bahwa ketepatan (waktu) adalah sifat keluarga raja, mengenakan kaos bertuliskan “Ide tidak bekerja sampai Anda mengerjakannya.” sambil menikmati sinar matahari, ia mengungkapkan bahwa Jika tidak bangun pagi, Anda tidak akan memperoleh kemajuan dalam hal apa pun, bahwa hal itu meningkatkan “The Flow State”. Si pengusaha terbangun dari mimpi buruk dan menceritakan kisahnya sebagai Raksasa dan Bajak Laut pada si seniman.

Pukul 5 pagi di tepi pantai, tiga anggota The 5AM Club mendapati sebuah botol berisikan surat, mengarahkan Tuan Riley mengungkapkan bahwa awal dari transformasi adalah peningkatan persepsi, bahwa orang-orang terbaik memberikan perhatian obsesif sampai ke detail paling kecil. Hal yang paling penting: Anda harus bekerja optimal setiap hari (evolusi peningkatan bertahap).

Berpikir tentang kematian membuat Anda menjalani hidup dengan cara yang Anda rasa benar serta memperhatikan keajaiban kecil yang muncul setiap harinya. Si miliuner kemudian mengungkapkan perihal empat fokus pembuat sejarah; penggunaan modal IQ dengan membuat ulang naskah cerita pribadi, bebas dari pengalih perhatian dengan berfokus hanya pada hal terpenting, latihan keahlian pribadi; setiap hari dari dalam diri (melalui Pola Pikir, Pola Hati, Pola Kesehatan, dan Pola Jiwa), dan fondasi penumpukan hari dengan 1% waktu sebagai koreksi dan perbaikan.

Pengusaha wanita berjanji pada diri untuk menjalani sisa hidupnya dengan meniru keunggulan, ketahanan, dan kebaikan maksimal. Sementara si seniman mengungkapkan bahwa ia kembali merasa percaya diri dan menyatakan perasaannya sepenuh hati. Si miliuner membawa si seniman dan si pengusaha menuju Agra, India.

Sambil menyaksikan keindahan Taj Mahal, si miliuner menerima kain sulaman bertuliskan The 5-3-1 Creed of Willpower Warrior; “Secara teratur melakukan hal yang sulit tetapi penting dan terasa tidak nyaman adalah cara prajurit dilahirkan.” Taj Mahal menjadi suatu perumpamaan untuk tetap berkomitmen pada kebiasaan baru melalui kesulitan apa pun (waktu, komitmen, pengorbanan, dan kesabaran). Perbaikan kecil, setiap hari, yang tampaknya tidak signifikan, ketika dilakukan secara konsisten sepanjang waktu, akan membuahkan hasil yang mengejutkan. Tindakan pemicu → ritual → imbalan → pengulangan → kebiasaan seumur hidup. Protokol penerapan kebiasaan berlangsung 66 hari; 22 hari penghancuran, 22 hari penerapan, dan 22 hari integrasi.

Perjalanan menuju Roma mengingatkan si miliuner pada mendiang istrinya, Vanessa. Ia pergi ke sana untuk mengajarkan formula 20/20/20 pada kedua muridnya, dengan diawali wishbone. Penundaan adalah tindakan membenci diri sendiri, jadi terapkanlah formula 20/20/20: bergerak (bernapas dalam-dalam), merenung (jurnal meditasi), dan bertumbuh (belajar secara daring). Tips 5AM: setel alarm pada 05.30. Si miliuner menerima sebuah jual dan menjilatinya, mengungkapkan bahwa mereka akan pergi ke kebun anggur di Afrika Selatan. Si miliuner kemudian mengungkapkan pentingnya jurnal (buku harian), diikuti dengan Pola Pikir 2x3x. Menggunakan skuter, si miliuner membawa keduanya ke makam bangsa Roma, dan mendapati Sang Pemikat juga berada di sana, mengungkapkan bahwa kekurangan atau kelebihan tidur terbukti mempersingkat masa hidup (7,5 jam). Sang pemikat kemudian menyerahkan gulungan berisi rincian ritual sebelum tidur. Pesawat nirawak tiba dengan rincian bagian harian, mengingatkan si miliuner bahwa harta terbaik dalam kehidupan terletak pada momen paling sederhana. Di tengah perjalanan, dua pria bersenjata menyerang mereka, memberikan peringatan keras pada si pengusaha, namun pasukan si miliuner tiba untuk menghentikan mereka. Mendapati tidak adanya si seniman, si pengusaha segera melakukan pencarian dan berhadapan dengan salah satu pria bersenjata. Keesokan harinya, si miliuner mengungkapkan kabar baik pada si pengusaha dan si seniman, diikuti penyerahan karya seni dengan diagram: Sepuluh Taktik Kegeniusan Abadi; aturan gelembung ketat fokus total, aturan 90/90/1, metode 60/10, lima konsep harian, latihan fisik kedua, dua protokol pemijatan, universitas lalu lintas, teknik tim impian, sistem desain mingguan, dan murid 60 menit. Mendapati hadiah si miliuner, si seniman pun membacakan puisinya untuk si pengusaha.

Di perkebunan anggur di Franschhoek, Afrika Selatan, Stone Riley menunjukkan model pembelajaran siklus kembar kinerja elite: fokus mental, energi fisik, kekuatan tekad pribadi, talenta asli, dan waktu sehari-hari. Si miliuner mengungkapkan bahwa pertumbuhan terjadi saat Anda beristirahat; tekanan x pengisian = pertumbuhan + ketahanan. Dengan model pembelajaran kegembiraan sebagai gps, hati Anda tahu tempat Anda harusnya berada: untuk menciptakan keajaiban di dunia, miliki keajaiban dalam diri anda sendiri; kumpulkan pengalaman ajaib, bukan hal-hal bersifat materi; kegagalan memperbesar rasa ketakutan; penggunaan kekuatan utama yang tepat menciptakan utopia pribadi anda; hindari orang jahat; uang adalah buah dari kedermawanan; kesehatan yang optimal memaksimalkan kekuatan anda untuk menciptakan keajaiban; terus tingkatkan standar kehidupan Anda menuju kelas dunia; cinta yang dalam menghasilkan kegembiraan yang tak terkalahkan; surga di atas bumi adalah sebuah keadaan, bukan tempat; hari esok itu sebuah bonus, bukan hak.

Setibanya di Cape Town, Afrika, mereka dibawa ke Pulau Robben untuk melihat sel penjara tempat Nelson Mandela dikurung. Di sana, mereka disambut seorang pemandu wisata, yang merupakan penggemar berat sang pemikat, dan memiliki pengalaman pribadi dengan sang legenda. Si pemandu wisata mengungkapkan bahwa Mandela merupakan seorang pemimpin sejati, seorang pemaaf yang tulus. Sang pemikat pun mengungkapkan perihal Siklus Manusia Pahlawan; 7 kebajikan pengubah dunia (keberanian, pemberian maaf, integritas, pemahaman, ketulusan, kesopanan, dan kerendahan hati).

Beberapa bulan setelah kunjungannya ke Pulau Robben, Stone Riley meninggal dunia.


Terimakasih atas Pembelian Buku Original-nya!!


Note:
- dikhususkan bagi yang sudah membaca bukunya [sebagai pengingat].
- bagi yang belum membaca bukunya, disarankan untuk membacanya [jika tertarik], sebab setiap penulis memiliki cara penyampaiannya sendiri-sendiri.


 
;