Kitab Writerpreneur (Jangan Takut Jadi Penulis)
by: Sofie Beatrix
Kesulitan
menulis ternyata tidak sesulit yang dibayangkan, dengan empat tingkatan:
Tahu-Bisa-Terampil-Mahir (TBTM). Pertanyaannya adalah di tahap mana Anda tengah
berada?
Dibutuhkan
motivasi yang kuat untuk bisa mempertahankan semangat Anda agar terus menulis
hingga akhir: mengurangi stres; membantu menemukan jalan hidup; meningkatkan
kepercayaan diri; mencari dan memperkaya inspirasi; mendatangkan passive
income; meningkatkan kreativitas; dan menyimpan memori. Tuliskanlah motivasi
Anda menulis dan tempelkan di dinding kamar!
Sebelum
Anda mulai membuat tulisan Anda, tulislah berapa lama waktu yang Anda perlukan
untuk menyelesaikan tulisan Anda dan membawanya kepada penerbit dalam agenda
perencaan.
Mengasah
diri dengan latihan akan membuat kita lebih tahu kecocokan kita dalam menulis:
dear diary, sebuah puisi, resensi buku, juga membuat tips. Setelah itu mintalah
lima teman Anda, plus Anda sendiri, untuk memberikan penilaian terhadap empat
tulisan Anda.
Langkah-langkah
untuk membuat sebuah buku: menemukan ide tulisan (ilmu yang telah diterapkan,
internet, buku, curhat atau pengalaman hidup, ngobrol dengan orang lain,
khayalan, juga televisi dan radio) disertai dengan alat bantu mengembangkan ide
tersebut (mind mapping 5W + 1H, kerangka pikiran sebuah buku; sinopsis).
Pecah-pecahlah
synopsis menjadi bab-bab dalam buku sebagai jalan tercepat untuk membuat
isinya. Di awal cerita biasanya penulis mengenalkan para tokohnya kepada
pembaca, dimana setting tempat haruslah detail. Ada pun masalah dalam cerita
bisa menggunakan pola bertubi-tebi atau anak tangga. Ada pun penyelesaian bisa
happy ending, sad ending, atau pun ending yang mengundang pertanyaan.
Berdiskusi
atau bercerita kepada teman tentang synopsis yang kita tulis bisa membantu kita
menemukan alur yang lebih sistematis, bahkan bisa menambah ide cerita kita. Hal
ini ditegaskan oleh tulisan berjudul: “Melibatkan Tuhan di Dalam Setiap Kata”.
Berbagai
bahan yang dipergunakan untuk mengisi bab demi bab bis akita dapatkan dari
berbegai sumber: merenung, referensi, wawancara, diskusi, juga gambar dan foto.
Dimana buku yang bagus ditentukan oleh alur yang sistematis dan gaya bahasa
yang sesuai dengan segmen pembacanya. Dalam www.trainerlaris.com, kita diajak
untuk menulis minimal 1 artikel setiap harinya.
Sebuah
tulisan menjadi seru ketika orang yang membacanya bisa terhanyut, membayangkan,
dan memahami isinya dengan gamblang. Oleh karena itu, Anda perlu melakukan
revisi terakhir dengan cara; membaca keras-keras, mendetailkan dengan contoh,
membuat jembatan penghubung, dan gaya bahasa yang sesuai.
Setelah
karangan kita selesai, pilihan judul baru dapat ditentukan dengan baik dan
menarik, begitu juga dengan subjudul dan subbab.
Langkah
selanjutnya adalah pergi mencari penerbit agar buku tersebut ada di rak
toko-toko buku se-Indonesia. Adapun beberapa tipsnya: buatlah buku dengan topik-topik
yang disukai oleh penerbit, sertakan perlengkapan yang menyertai naskah, juga
berhubungan dengan “koneksi positif”.
Cover
buku adalah bagian terpenting yang dapat menentukan kecepatan pembeli untuk
mengambil buku atau tidak, termasuk testimoni dan sinopsis. Hal penting lainnya
adalah keaktifan penulis untuk bertemu dengan penggemar melalui promosi buku di
berbagai event, social media, media elektronik, dan mengirimkan resensi buku ke
media cetak.
Terimakasih atas Pembelian Buku Original-nya!!
Note:
- dikhususkan bagi yang sudah membaca bukunya [sebagai pengingat].
- bagi yang belum membaca bukunya, disarankan untuk membacanya [jika tertarik], sebab setiap penulis memiliki cara penyampaiannya sendiri-sendiri.


0 comments:
Post a Comment