Friday, March 25, 2016 0 comments

Sinopsis "The Secret" Bahasa Indonesia

The Secret
by: Rhonda Beyond


Hukum tarik-menarik mengatakan bahwa kemiripan menarik kemiripan. Jadi, ketika Anda memikirkan suatu pikiran, Anda juga menarik pikiran-pikiran serupa pada diri Anda. Segala sesuatu yang dikirim ke luar akan kembali ke sumbernya—ANDA. Pikiran yang sedang Anda pikirkan saat ini sedang menciptakan kehidupan masa depan Anda. Apa yang paling Anda pikirkan akan muncul sebagai hidup Anda. Pikiran Anda akan menjadi sesuatu.

Untuk mengetahui apa yang Anda pikirkan, tanyakan bagaimana perasaan Anda kepada diri sendiri. Emosi adalah alat berharga yang mengatakan apa yang Anda pikirkan. Pikiran menentukan frekuensi Anda, dan perasaan segera mengatakan frekuensi Anda berada dimana. Ketika Anda merasa buruk, Anda berada di frekuensi yang menarik lebih banyak hal buruk. Ketika Anda merasa baik, Anda menarik sepenuhnya lebih banyak hal baik. Pemindah rahasia, misalnya kenangan yang indah, keindahan alam, atau musik favorit, dapat mengubah perasaan Anda dan memindahkan frekuensi dengan segera. Perasaan cinta adalah frekuensi tertinggi yang bisa Anda pancarkan. Semakin besar rasa cinta yang Anda pancarkan, semakin besar kekuatan yang Anda pergunakan.

Proses penciptaan membantu Anda menciptakan apa yang Anda inginkan dalam tiga langkah sederhana: meminta, percaya, dan menerima. Ketika permintaan itu menjadi jelas dalam benak, Anda sudah memintanya. Percaya melibatkan bertindak, berbicara, dan berpikir seakan-akan Anda sudah menerima apa yang Anda minta. Menerima melibatkan perasaan seperti yang Anda rasakan ketika permintaan Anda terwujud. Merasa baik dan senang pada saat ini akan menempatkan Anda pada frekuensi yang Anda inginkan.

Syukur adalah proses yang sangat kuat untuk mengalihkan energi dan mendatangkan lebih banyak hal yang Anda inginkan. Bersyukurlah untuk apa yang sudah Anda miliki, maka Anda akan menarik lebih banyak kebaikan kepada diri Anda. Ketika Anda melakukan visualisasi, Anda membangun pikiran dan perasaan yang kuat tentang keadaan sudah memiliki apa yang Anda minta pada saat ini juga. Kemudian hukum tarik-menarik akan mengembalikan realitas itu kepada Anda, persis seperti apa yang Anda lihat dalam benak. Pada akhir setiap hari, sebelum Anda tidur, ingat kembali peristiwa pada hari itu. Untuk setiap peristiwa atau saat yang tidak sejalan dengan keinginan Anda, putarlah kembali peristiwa itu dalam benak selaras dengan keinginan Anda.

Untuk menarik uang, berfokuslah pada kekayaan. Lakukan permainan seakan-akan Anda sudah memiliki kekayaan itu, dan Anda akan merasa lebih baik tentang uang. Ketika Anda merasa lebih baik tentang uang, lebih banyak uang akan mengalir pada Anda. Niatkan untuk memandangi segala sesuatu yang Anda sukai dan katakan pada diri sendiri, “Saya mampu mendapatkannya. Saya mampu membelinya.” Ketika Anda bermurah hati dengan uang, dan merasa senang untuk berbagi dengan orang lain, sebenarnya Anda berkata, “Saya punya banyak uang.”

Ketika Anda ingin menarik sebuah relasi, pastikan pikiran, kata-kata, tindakan, dan situasi lingkungan Anda tidak berlawanan dengan hasrat Anda. Perlakukan diri Anda dengan cinta dan hormat, maka Anda akan menarik orang-orang yang menunjukkan cinta dan hormat. Fokuskan pada kualitas-kualitas yang Anda sukai dari diri Anda, maka hukum tarik menarik akan menunjukkan lebih banyak hal yang hebat tentang Anda. Agar relasi berjalan dengan baik, fokuskan pada apa yang Anda hargai dari orang lain, dan bukan pada keluhan Anda. Ketika Anda berfokus pada kekuatan orang lain, Anda akan mendapat lebih banyak kekuatan dari mereka.

Efek plasebo adalah sebuah contoh tindakan hukum tarik-menarik. Ketika seorang pasien sungguh percaya bahwa tablet itu menyembuhkan, ia menerima apa yang ia percayai dan sembuh. “Berfokus pada kesehatan yang sempurna” adalah sesuatu yang dapat Anda lakukan di dalam diri, terlepas dari apa yang sedang terjadi di luar diri. Tawa menarik kegembiraan, melepaskan negativitas, dan menjurus pada penyembuhan ajaib.

Anda tidak dapat menolong dunia dengan berfokus pada hal-hal negatif. Ketika Anda berfokus pada peristiwa-peristiwa negatif dunia, Anda bukan saja menambahnya, tetapi juga mendatangkan lebih banyak hal negatif ke dalam hidup Anda sendiri. Puji dan berkati segala sesuatu di dunia, maka Anda akan melarutkan semua negativitas dan ketidakselarasan, serta menyelaraskan diri dengan frekuensi tertinggi—CINTA.

Anda adalah makhluk spiritual. Anda adalah energi, dan energi tidak dapat diciptakan atau dihancurkan, ia hanya berubah bentuk. Karenanya, esensi murni dari Anda selalu ada dan akan selalu ada. Tersedia pasokan ide yang tak terbatas bagi Anda. Semua pengetahuan, penemuan, berada dalam akal semesta sebagai kemungkinan-kemungkinan, menunggu akal manusia untuk menarik mengeluarkannya. Kita semua terhubung, dan kita semua adalah satu. Jalan pintas untuk mewujudkan hasrat Anda adalah melihat apa yang Anda inginkan sebagai fakta absolut.

Satu-satunya hal yang perlu Anda lakukan hanyalah merasa baik sekarang juga. Lakukan apa yang Anda sukai. Jika Anda tidak mengetahui apa yang membuat Anda gembira, tanyakan, “apakah kegembiraan saya?” Ketika Anda berkomitmen pada kegembiraan Anda, Anda akan menarik serangkaian hal yang menggembirakan pada diri Anda.


Terimakasih atas Pembelian Buku Original-nya!!


Note:
- dikhususkan bagi yang sudah membaca bukunya [sebagai pengingat]
- bagi yang belum membaca bukunya, amat disarankan untuk membacanya [jika tertarik], sebab setiap penulis memiliki cara penyampaiannya sendiri-sendiri.
Friday, February 19, 2016 0 comments

Sinopsis "Dari Mana, Di Mana, Ke Mana? - Prof. M. Nasroen S.H." Bahasa Indonesia

 Dari Mana, Di Mana, Ke Mana?
by: Prof. M. Nasroen S.H.

Manusia dalam menjalani hidupnya sebenarnya tidak memiliki kuasa terhadap segala sesuatu. Dan yang mengistimewakan seorang manusia adalah pikiran, perasaan, dan keyakinan yang dimilikinya. Dimana manusia harus memanfaatkan waktu yang dimilikinya sebaik-baiknya, sebagai rasa terima kasih kepada Allah yang telah menciptakannya.

Manusia memiliki tenaga, dan ia harus menyeimbangkan tenaganya tersebut tanpa memproritaskan satu diatas yang lain. Diantara tenaga manusia itu, antara lain; pikiran, perasaan, keyakinan, kemauan, nafsu, dll.

Dasar untuk mencapai tujuan hidup manusia yang hakiki adalah dengan kesimbangan, keseimbangan dalam diri sendiri, keseimbangan dengan alam yang nyata, dan juga keseimbangan dengan alam yang ghaib.

Dengan mengenal dirinya sendiri, manusia akan menyadari bahwa dirinya hanyalah sesuatu yang tidak ada yang kemudian ada, dimana ia tidak mampu untuk mengadakan diri. Maka dapat diartikan bahwa manusia itu berasal dari rahmat Allah, dan hendaknya ia menggunakan tenaga yang telah diberikan Allah padanya dengan sebaik-baiknya.

Allah mencipatkan alam ini untuk manusia, agar mereka memanfaatkan alam ini untuk kebutuhan hidupnya di dunia ini, yang seharusnya mereka perlukan untuk mendapatkan rahmat Allah di akhirat. Dimana manusia juga harus menyeimbangkan diri dengan manusia lainnya, dengan cara saling tolong menolong dalam kebaikan (mencari ridha Allah).

Manusia haruslah meyakini adanya yang ghaib dan alam yang ghaib itu sendiri. Sebab jikalau ia tidak meyakininya, maka hidupnya akan hampa. Karna apa yang ia lakukan hanyalah untuk dunia yang ia tinggali hanya sebentar. Dan ia-pun harus yakin bahwa ia sanggup melewati ujian yang mengangkatnya ke derajat yang lebih tinggi.

Untuk mendapatkan keseimbangan dengan yang ghaib, manusia harus memiliki kesatuan dan kebulatan bahwa yang ghaib itu sungguh-sungguh ada sebagai arah penghidupannya. Dan dengan merasai, menginsyafi, dan meyakini adanya akhirat, maka tiap-tiap amalan yang dilakukannya akan menjadi amalan yang diridhai oleh Allah.

Dengan demikian jelaslah, bahwa asal adanya manuusia itu (Dari mana) datangnya dari rahmat Allah. (Dimana), manusia berada dalam rahmat Allah (dunia), dimana apa yang dibutuhkannya telah tersedia. (Kemana), manusia akan menuju ke dalam rahmat Allah (akhirat), tempat tinggal sebenarnya. Namun mereka terlebih dahulu harus melewati mati, dan alam kubur, yang keduanya juga tercipta karna rahmat Allah.

Dengan mendapatkan keseimbangan yang utuh, membuat seorang manusia sepenuhnya berserah diri pada Allah. Hal itu akan membuatnya tenang dalam menjalani kehidupan. Dan ketenangan tersebut tentunya membawa kebahagiaan lahir dan bathin. Sebab itu, hendaknyalah kebahagiaan itu dibagikan kepada manusia lainnya, agar sama-sama bisa mendapatkan ridha Allah, yang maha pengasih, lagi maha penyanyang.


Note:
- dikhususkan bagi yang sudah membaca bukunya [sebagai pengingat].
- bagi yang belum membaca bukunya, amat disarankan untuk membacanya [jika tertarik], sebab setiap penulis memiliki cara penyampaiannya sendiri-sendiri.


Friday, January 22, 2016 0 comments

Sinopsis "Tjita-Tjita Saudara Akan Berhasil - Sumantri Metrodipuro" Bahasa Indonesia

 Tjita-Tjita Saudara Akan Berhasil
by: Sumantri Metrodipuro

Sukses sejati berarti memperkembangkan pribadi sebaik-baiknya. Dasar sukses ialah pikiran yang membangun, bisa dengan membaca buku ataupun mengucapkan kata-kata gembira dan bersemangat sebelum tidur.

Badan adalah semacam mesin yang harus dirawat sebaik-baiknya. Ia memerlukan makanan, cahaya, kerja, udara segar, dan tidur.

Orang tanpa tujuan hidup adalah laksana kapal tanpa pedoman, tanpa kemudi. Tujuanlah yang memberi arti dan isi pada kehidupan manusia. Maka dari itu buatlah tujuan hidup Anda disertai rencana yang jelas dan tegas.

Sukses kita dalam hidup ini sebagian besar ditentukan oleh tenaga kemauan yang kita miliki. Yang terpenting dalam disiplin ialah untuk tunduk pada suatu perintah dan mengerjakan-nya tanpa membantah. Orang yang kuat kemauannya gembira hidupnya. “Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin” harus menjadi semboyan kerja Anda.

Orang yang pikirannya teratur memilih sendiri pikiran dan perasaan apa yang boleh masuk dalam dunia pikirannya. Cobalah untuk mengistirahatkan tubuh Anda selepas-lepasnya, biarkan pikiran Anda tenang dan pilihlah setiap hari satu hal baru untuk dipikirkan.

Orang yang unggul memiliki kemampuan untuk berkonsentrasi, dimana ia terus-menerus dalam waktu tertentu memusatkan pikiran pada satu tujuan. Kurangnya pengetahuan, adanya gangguan dari luar, daya penarik soal lain, dan lelah merupakan contoh hal-hal yang dapat mengganggu konsentrasi. Cara mengatasinya ialah dengan menghubungkan apa yang tidak Anda ketahui dengan apa yang Anda ketahui.

Siapa yang tak mengatur & menyusun pikirannya, pekerjaannya, dan waktunya, ia akan tinggal terbelakang. Jika menghadapi masalah yang sulit, pecah-pecahlah masalah tersebut dan selesaikan satu persatu. “Tempat yang pasti bagi setiap barang, dan setiap barang ditempatnya masing-masing”, harus menjadi semboyan Anda.

Siapa cepat, dapat, inilah yang disebut inisiatif. Dimana Anda melihat kesempatan, membuat rencana singkat, laksanakan rencana itu. Janganlah ragu-ragu dan ambilllah pelajaran dari sebuah kegagalan. Biasakanlah bertindak cepat dalam perbuatan-perbuatan Anda sehari-hari. Pusatkanlah perhatian pada apa yang Anda inginkan, jangan menunggu, tapi seranglah.

Salah satu syarat untuk maju adalah kecakapan untuk memimpin orang lain. Dimana ia memberi petunjuk dan bukan perintah. “Lebih baik bertanya dari pada langsung memerintah” merupakan nasehat yang tepat bagi pemimpin yang baik, ia juga jujur, rajin, bertindak cepat, dan percaya pada dirinya sendiri.

“Tak ada orang yang dapat menyakiti hati Anda, kecuali Anda sendiri” (Mahatma Gandhi). Penting sekali untuk menyesuaikan diri dengan keadaan yang di sekitar Anda. Dengan bersikap menyesuaikan diri dengan adat istiadat yang berlaku. Memberi teladan adalah lebih cepat kerjanya daripada pidato-pidato yang bagaimanapun bagusnya.

Orang yang percaya pada diri sendirinya akhirnya akan menimbulkan kepercayaan pada orang lain. Maka dari itu bergaullah dengan orang-orang yang mempunyai kepercayaan pada diri-sendiri. Tulislah sifat-sifat dan kemampuan-kemampuan yang Anda miliki secermat-cermatnya, dan pergunakan dengan sebaik-baiknya. Pikirkanlah juga sifat-sifat baik yang ingin Anda miliki. Jika mengerjakan sesuatu, lakukanlah dengan penuh kesadaran dan dengan sikap yang pasti.

Ketenangan adalah sumber kemenangan. Autosugesti, yakni memberi saran pada diri sendiri adalah salah satu cara untuk menanamkan rasa tenang pada diri-sendiri. Pergilah sehari dua kali ke tempat yang sunyi, jangan bergerak sedikitpun dan katakanlah sebanyak 50x secara perlahan dan jelas “saya tenang.”

Jumlah uang yang dimiliki belum boleh dijadikan ukuran, berhasil tidaknya hidup seseorang. Namun, uang adalah alat yang penting dalam kehidupan modern. Maka dari itu bukankah lebih baik jika Anda mengatur keuangan Anda dengan baik, dengan syarat: membuat anggaran belanja, menabung, dan jangan berhutang jika tak sangat perlu.

Setiap orang adalah arsitek masa depannya sendiri. Maka dari itu putuskanlah “aku harus belajar berdiri-sendiri.”

 

Terimakasih atas Pembelian Buku Original-nya!!


Note:
- dikhususkan bagi yang sudah membaca bukunya [sebagai pengingat].
- bagi yang belum membaca bukunya, amat disarankan untuk membacanya [jika tertarik], sebab setiap penulis memiliki cara penyampaiannya sendiri-sendiri.


 
;