Saturday, August 25, 2018 0 comments

Sinopsis "Matahari" Bahasa Indonesia


Matahari
By: Tere Liye

Aku dan Seli menonton pertandingan tim basket sekolah kami dalam pertandingan semifinal antar SMA di sekolah kami, dimana Ali, sahabat kami yang baru sebulan bergabung dalam tim basket sekolah, tiba-tiba menjadi sangat populer karenanya. Dan aku sungguh tak percaya Ali bisa bermain basket, mahir pula.

Setelah melewati pertempuran hidup-mati di Klan Matahari, Aku, Seli, Ali, Miss Selena, dan Av, menggendong tubuh kaku Ily ke rumah Ilo. Dimana Aku, Seli, dan Ali, bersikeras untuk tidak pulang sebelum menghadiri pemakaman Ily. Setibanya di rumah Seli, Aku dan Ali segera pulang ke rumah masing-masing. Ayah dan Ibu menyambut kedatangannku dengan hangat, begitu juga Si Putih, dimana aku berusaha bersikap riang sambil menyerahkan oleh-oleh.

Hari pertama di kelas XI, Ali menjemputku, memberitahukan tabung logam yang didapatkannya dari Av. Dengan banyaknya informasi dalam tabung logam, Ali mengusulkan untuk pergi ke Klan Bintang menggunakan buku matematika yang kumiliki, namun Aku menolaknya dengan keras. Kehidupan berjalan normal, dimana Aku seringkali melatih kekuatannya, dan Ali tetap berusaha membujukku. Namun Ali akhirnya memutuskan mencari cara lain untuk bisa pergi ke Klan Bintang, hingga ia tiba-tiba diterima di tim basket sekolah.

Pertandingan final dimulai, dimana Ali dengan sekejap berhasil mencetak angka, membuat Tim Lawan memperketat pertahanan mereka dengan kontak fisik yang keras, sehingga Tim Kami banyak mengalami cedera. Mendapati Ali semakin kesal, Seli dan Aku menjadi cemas, sehingga Aku memutuskan untuk membawa Ali pergi dari aula hanya untuk mendapati sesuatu telah membawa Ali terlebih dahulu. Aku pun segera mengikuti cahaya kuning keemasan yang berteleportasi dengan cepat bersama Seli. Namun ketika sudah sangat dekat, kapsul perak melancarkan serangan, membuat Kami kehilangan jejak Ali. Tak lama kemudian, Aku menyadari bahwa kapsul itu menuju ke rumah Ali, sehingga Aku pun segera menuju ke sana bersama Seli.

Setibanya di rumah Ali, Aku dan Seli menelurusi setiap ruangan hingga ke ruang bawah tanah, dan menemukan kapsul perak di ujung ruangan, dengan Ali yang keluar dari sana. Setelah mengambil nafas, Ali menjelaskan mengenai kapsul perak tersebut, memperkenalkannya dengan sebutan Ily, dan mengajak kami untuk menaikinya keliling kota.

Di sekolah, para fans menanyakan alasan Ali menghilang, dan dengan santai Ali menjawab ia ke kamar mandi karna sakit perut. Dengan hanya kami bertiga di kelas, Ali kembali mengusulkan untuk pergi ke Klan Bintang, dengan cara melalui lorong kuno. Setelah 3 hari tidak masuk sekolah, Seli yang mencemaskan Ali, mengajakku pergi menjenguknya hanya untuk mendapati Ali tengah bermain basket di basement rumahnya. Mendapati kedatangan kami, Ali menunjukkan hasil kerjakerasnya menyempurkan Ily dan menunjukkan peta perut bumi hasil pencarian Ily pada kami. Namun tak ditemukan lorong kuno di sana.

Setelah makan malam bersama orangtuaku, Aku yang tengah bermain-main dengan si putih, mendapati kapsul perak di luar jendela kamar, yang kemudian membawaku masuk ke dalamnya, dimana Ali menunjukkan bahwa ia telah menemukan lorong kuno. Kami kemudian pergi ke rumah Seli, dimana Mama Seli menyarankan agar Aku segera memberitahukan orangtuaku.

Kami memutuskan untuk berangkat setelah ujian semester, namun Aku selalu mengurungkan niatku untuk mengungkapkan pada orangtuaku, dimana Ali terus-terusan mendesakku. Saat makan malam di malam sebelum keberangkatan, Aku berusaha keras untuk mengungkapkan pada orangtuaku dengan menunjukkan kemampuanku hanya untuk mendapati Orangtuaku merasa sedih, yang kemudian mengungkapkan kisah 16 tahun yang lalu, saat dimana mereka bertemu denganku. Keesokan harinya, Aku berpamitan pada orangtuaku, dimana Mama memberikanku pin perak, yang ditemukannya di ranjangku ketika aku dilahirkan.

Setelah berpamitan pada Ayah dan Ibu Seli, Kami berangkat menuju lorong kuno, dan tiba saat senja. Aku dan Seli turun dari kapsul perak untuk membuka jalan, dimana Kami harus berhadapan dengan ular besar yang menjaga pintu lorong. Setelah berhasil membuka pintu masuk menuju lorong kuno, Kami pun memulai perjalanan menelurusi lorong tersebut.

Setelah beberapa jam menelusuri lorong kuno, Ali menghentikan perjalanan untuk makan malam sambil menjelaskan lapisan bumi pada Kami. Sementara Ali dan Seli beristirahat, Aku mengemudikan Ily hingga tiba di tempat persimpangan dengan 4 lorong. Kami turun dari kapsul untuk mencari petunjuk lorong yang harus dilewati dengan memeriksa reruntuhan bangunan, dimana ular-ular besar menampakkan diri dan menyerang kami. Setelah berhasil kembali ke kapsul, Ali segera memegang kemudi dan menuju salah satu mulut lorong yang ia yakini sebagai lorong menuju Klan Bintang.

Setelah seharian melintasi lorong landai, kami tiba di ruangan penuh kristal yang meruncing di segala sisi. Aku dan Seli turun dari kapsul untuk membuka jalan menuju lorong yang tertutup oleh kristal. Namun Aku segera menyuruh Seli kembali ke dalam kapsul disebabkan ada sesuatu yang mendekat. Dimana tak lama kemudian, kelelawar-kelelawar besar menyerang kami dan menutup jalan keluar. Sementara Ali mengalihkan perhatian para kelelawar tersebut, Aku berusaha membuka jalan menuju lorong. Namun sebelum Aku selesai menghancurkan kristal-kristal yang menutupi lorong, para kelelawar berdatangan menyerangku.

4 orang keluar dari lorong dan menyelamatkan kami dengan mengusir para kelelawar. Kesempatan ini kami gunakan untuk segera memasuki lorong menggunakan Ily, namun mereka menangkap kami bersama Ily. Setelah memasuki lorong yang tersembunyi dalam lorong kuno, Kami akhirnya tiba di sebuah lembah hutan yang cerah, dimana Kami diperintahkan untuk pergi menuju rumah terbesar di tempat tersebut.

Seorang wanita tua bernama Faar menyambut kami dengan hangat. Dan setelah menanyakan alasan kedatangan kami, ia menceritakan kisah si Tanpa Mahkota, seorang putra raja Klan Bulan yang ditinggal mati ibunya, dimana sang ayah yang menikah lagi, menjadikan adik tirinya sebagai penerus tahta. Faar juga menceritakan asal muasal berdirinya Klan Bintang, yakni usaha para Klan untuk mengendalikan aktivitas gunung meletus.

Aku, Seli, dan Ali beristirahat di kamar yang telah disediakan, dimana teknologi Klan Bintang menakjubkan kami. Pagi harinya, mengenakan pakaian canggih, kami sarapan bersama Faar, dimana sarapan yang disajikan juga merupakan hasil teknologi. Setelah Faar mengajak kami berkeliling, ia menunjukkan peta Klan Bintang melalui proyeksi 3 dimensi, dengan Zaramaraz sebagai ibukota. Faar kemudian meninggalkan kami di garasi, yang merupakan perpustakaan tak kasat mata.

Sebuah pasukan armada dibawah kepemimpinan Marsekal Laar tiba di lembah, dimana Laar meminta diri untuk berbicara dengan Faar sebagai teman. Menyadari maksud kedatangan Laar, Faar menunjukkan sikap ketidakbersahabatan pada Laar. Sekertaris Dewan Kota kemudian datang bersama beberapa pasukan, memaksa Faar untuk segera menyerahkan Kami. Faar dengan tegas menolak dan bersiap memberikan perlawanan, dan Laar mencoba untuk menenangkannya. Mendapati Faar bersikeras, Aku yang tak ingin membahayakan lembah, berusaha menenangkan Faar sekaligus menyerahkan diri.

Kami ditempatkan di sel karantina dalam kapal induk menuju kota Zaramaraz, dimana Laar menyerahkan sesuatu pada Ali disertai arahan-arahan pada kami sebelum kapal induk berangkat. Mengikuti aba-aba Ali, Aku bersiap-siap menggunakan kekuatanku untuk melarikan diri.

Setelah cukup jauh dari pusat kota, Kami membaur dengan masyarakat dan pergi menuju Restoran Lezazel, yang dengan mudah dicapai berkat kecerdasan Ali. Mengikuti arahan Ali, Aku dan Seli masuk ke Restoran Lezazel, menikmati hidangan pembuka sambil mencari-cari sosok Sang Hantu. Namun karna tidak memiliki petunjuk jelas, Ali akhirnya memutuskan untuk bertanya pada seorang pelayan.

Pelayan tersebut membawa kami menuju dapur bawahtanah di mana Sang Hantu berada. Tak lama kemudian Kaareteraak, yakni Sang Hantu, tiba dan memperkenalkan dirinya, menanyakan maksud kedatangan kami. Kaar mengarahkan kami menuju Lembah Hijau Faar menggunakan serbuk api Klan Matahari. Faar menyambut hangat kedatangan kami yang sudah diduganya, namun Faar tidak mendapatkan cara yang aman untuk mengembalikan kami ke permukaan. Ali menyarankan untuk menggunakan Buku Kehidupan, namun kudapati buku itu tak ada di tasku.

Atas saran Faar, Kami pergi tidur setelah makan. Namun Aku yang tak bisa tidur, memutuskan untuk jalan-jalan mengelilingi rumah Faar, mendengarkan Faar dan Kaar yang masih berdiskusi. Setibanya di kamar, kuceritakan pada Ali apa yang kudengar mengenai Dekrit Darurat yang akan dikeluarkan Dewan Kota. Pagi harinya saat sarapan, Faar mengusulkan untuk menyusup ke markas Dewan Kota, untuk mengambil kembali Buku Kehidupan.

Setelah melakukan persiapan, Faar memerintahkan Kaar untuk kembali terlebih dahulu, sementara Faar membawa kami menemui Meeraxareem, yang hendak menyajikan makan malam dengan rusa yang didapatkannya. Setelah makan malam, Meer menunjukkan cara untuk menyusup ke markas Dewan Kota, dimana Meer juga menyerahkan kacamata dan gumpalan karet pada Ali.

Setibanya di ruang bawahtanah Restoran Lezazel, Faar segera membuka jalan menuju salutan air dan memerintahkan kami untuk mengambil Buku Kehidupan, sementara Faar berusaha mengalihkan perhatian. Aku, Seli, dan Ali, berselancar dalam saluran pipa menuju markas Dewan Kota, namun terhadang oleh jeruji tebal. Mengikuti saran Ali, kami akhirnya tiba di markas Dewan Kota. Setelah sempat tertahan di aula utama, Kami akhirnya tiba di ruangan Sekertaris Dewan Kota dan segera mencari Buku Kehidupan hanya untuk mendapati pasukan Bintang membanjiri ruangan.

Aku, Seli, dan Ali memberikan serangan perlawanan untuk melarikan diri dari ruangan tersebut. Namun di aula utama, portal besar telah terbuka, mengirim ratusan pasukan dibawah kepemimpinan Sekertaris Dewan Kota. Mendapati provokasi Sekertaris Dewan Kota untuk menyerah setelah ditangkapnya Faar dan Kaar, Aku memutuskan untuk tetap memberikan perlawanan. Kami berhasil meloloskan diri dengan menghancurkan atap aula. Mendapati kapsul tempur dikerahkan, Kami hanya bisa melarikan diri sambil sesekali membalas serangan, namun tak berdampak banyak, hingga Seli mengerahkan seluruh kekuatannya dengan membuat angin tornado menggunakan reruntuhan bangunan setelah mendapati Ali terpojok, dimana hal itu juga tak berdampak banyak. Dalam keadaan terdesak, Ali maju seorang diri dan berhasil melumpuhkan seluruh kapsul tempur menggunakan granat EMP. Dipenuhi kemarahan, Sekertaris Dewan Kota memerintahkan untuk menurunkan Robot Z.

Menghadapi 12 Robot, kami kewalahan dan tertangkap, namun Seli kembali mengerahkan kekuatannya dan menggunakan pedang menyala untuk mengalahkan para Robot. Disebabkan kelelahan, Seli tak lagi mampu memberikan perlawanan, dimana Ali yang mendapati kami telah terpojok, merubah dirinya menjadi beruang raksasa.

Dengan kemampuan barunya, Ali dengan mudah mengalahkan para robot, membuat Sekertaris Dewan Kota memerintahkan kapal induk untuk memberikan serangan udara, membuat Ali terkapar tak sadarkan diri.

Aku terbangun di ruangan penjara dan mendengar suara Ali di ruangan sebelah, yang mengungkapkan bahwa telah 4 hari kami dikurung, sementara Seli dikurung di tempat yang berbeda. Dalam kesedihan, Ali mengingatkanku untuk selalu berpikir positif, dimana Ali kemudian mengungkapkan 2 rahasia kecil yang dimilikinya padaku.

Mendapati Buku Kehidupan di tas, Aku menanyakan pada Ali bagaimana bisa hal itu terjadi, dan petugas pemeriksaan kemudian datang untuk memeriksa keadaan kami sekaligus memberikan nutrisi. Sementara Ali beranjak tidur setelah menyuruhku berjaga, Aku kembali membuka Buku Kehidupan.

Dengan dimasukkannya pin, Buku Kehidupan menampakkan dirinya dan memperkenalkan diri, namun tak memberiku solusi bagaimana cara menyelamatkan Seli. Buku Kehidupan hanya mengungkapkan tujuan dari keberadannya.

Setelah membaca beberapa kisah yang tertulis dalam Buku Kehidupan, kubangunkan Ali karna jadwal pemeriksaan telah tiba, sekaligus kutanyakan padanya cara memaksimalkan kekuatanku.

Dengan meningkatkan kekuatan menghilangku, Aku berhasil keluar dari sel penjara, sekaligus membawa Ali menuju ke ruang isolasi untuk menyelamatkan Seli. Setelah berhadapan dengan ratusan pasukan Bintang yang dengan mudah dikalahkan oleh Seli, kami berhasil membebaskan Faar dan Kaar. Namun saat hendak membuka portal menggunakan Buku Kehidupan, tiba-tiba sebuah cincin portal besar terbuka.

Mendapati keadaan Pasukan Bintang, pilot pesawat memutuskan untuk membatalkan pendaratan, namun Kami telah terlebih dahulu masuk ke pesawat melalui pintu yang sempat terbuka. Di ruangannya, Sekertaris Dewan Kota menunjukkan keterkejutannya saat melihat Kami. Sementara Faar dan Kaar mengambil alih kemudi dan mengubah tujuan portal, Aku, Ali, dan Seli berhadapan dengan Sekertaris Dewan Kota, yang menertawakan Kami setelah mengetahui bahwa Kami bermaksud untuk pulang.



Note:
- dikhususkan bagi yang sudah membaca bukunya [sebagai pengingat]
- bagi yang belum membaca bukunya, amat disarankan untuk membacanya [jika tertarik], sebab setiap penulis memiliki cara penyampaiannya sendiri-sendiri.

Saturday, July 28, 2018 0 comments

Sinopsis "Fairish" Bahasa Indonesia


Fairish
By: Esti Kinasih

Davidio Daniel Darmawan merupakan siswa pindahan super ganteng di kelas dan memilih duduk di sebelah Fairish, membuat Fairish terkejut karnanya. Keesokan harinya, Fairish berangkat pagi-pagi ke sekolah hanya untuk mendapati para siswi udah pada dateng dan menempati tempat duduknya. Sementara itu, Fairish mendapati Davi seorang pendiam, hingga untuk pertama kalinya, Davi tertawa disebabkan lelucon nasi uduk si Udin, membuat para siswi terpana dibuatnya. Setelah menghardik Wulan yang menempati tempat duduknya, Davi yang mendapati sekotak kue di atas bangku, segera menanyakan hal itu pada Metha yang duduk di sebelahnya. Mengikuti saran Vaya saat di koperasi sekolah, Fairish bermaksud memberitahu Davi bahwa tempat duduknya itu merupakan tempat duduk Ryan.

Fairish yang mendapati Davi berada di depan rumahnya dan mengajaknya menjenguk Ryan, segera mengiayakan hanya untuk mendapati Davi menghentikan kendaraannya di sebuah jalan kecil dan menceritakan kisahnya, kemudian meminta Fairish untuk pura-pura jadi pacarnya. Keesokan harinya, Davi mengantar Fairish yang tengah bersama Vaya untuk pulang sekaligus membicarakan soal kemarin. Dengan penuh cemas, Fairish menghadiri Ultah Metha bersama Davi, membuat tatapan-tatapan sinis menghujaninya, dimana Metha meniup lilin dengan dipenuhi kekesalan dan mengumpatinya. Keesokan harinya, rumor sudah tersebar, dimana Davi selalu menemani Fairish untuk menghindarkannya dari labrakan. Namun Fairish akhirnya dilabrak juga oleh Metha dan kakitangannya, yang membawa Fairish ke Rumah Daniar. Setelah kejadian tersebut, Davi memperketat penjagaannya pada Fairish, dimana mereka kemudian membahas makalah jadian mereka di sebuah resto.

Dengan dekatnya kompetisi basket tingkat SMA, Irish terpaksa menghabiskan waktunya di pinggir lapangan, menemani Davi yang rutin latihan. Dari Vaya, Irish mendapatkan informasi bahwa Metha cs mendirikan Pansus, memaksa Irish untuk mengungkapkan kebenaran mengenai hubungannya dengan Davi, disertai memorandum keras dengan melakukan pemboikotan pada suporter dan cheerleader. Mendapati hal itu, Irish tak enak hati, dan Udin mengajukan tawaran padanya, disusul pengumuman misterius di mading beberapa hari sebelum pertandingan dilaksanakan. Sememtara itu, Irish membantu Keke menyiapkan makanan untuk tim basket.

Setibanya di GOR, Metha cs telah berada di depan gerbang untuk melakukan usaha terakhir mereka, dimana cukup banyak murid yang datang karna penasaran akan pengumuman. Setelah penampilan cheerleader SMA Trisula, tibalah penampilan cheerleader SMA Palagan yang terdiri dari 10 orang cheerleader dibawah pimpinan Udin, dimana penampilan mereka membuat GOR bergemuruh, sehingga murid yang berada di luar segera masuk ke dalam, bahkan suporter yang netral ikut mendukung kami.

Mendapati dirinya dilarang menaruh dagangan di sekolah, Vaya segera pergi menemui Irish, dan keesokan harinya Davi menawarkan solusi, dimana Davi kemudian menghadiri pertemuan menghadapi anggota Pansus untuk menegaskan hubungannya dengan Irish. Mendapati sikap penolakan yang terhenti, Irish disibukkan oleh sikap Davi yang begitu menyenangkan saat di sekolah, namun begitu datar di luar sekolah, membuat Irish menempelkan tulisan “sandiwara” di meja belajarnya.

Berbeda dengan Melanie, hubungannya dengan Irish membuat Davi resah dan bingung sendiri. Sementara itu, cowok baru bernama Alfa langsung menunjukkan ketertarikannya pada Irish, membuat Irish frustasi dibuatnya, bahkan keberadaan Davi tak menghentikan kelakuan Alfa. Dan pada suatu minggu pagi, Alfa yang mendapati Irish tengah terpesona memandang lukisan di trotoar, menunjukkan pengetahuannya tentang lukisan, membuat Irish kagum. Dimana Irish kemudian mendapatkan kado lukisan dari Alfa.

Mengetahui Alfa mendapatkan perhatian Irish melalui lukisan, Davi sekali lagi pergi ke sebuah galeri. Mendapati Davi yang marah karna sebuah foto disertai isu semi, Irish mengajak Davi ke lokasi hanya untuk mendapati keadaan semakin runyam. Sementara Irish memikirkan saran Alfa, Davi datang berkunjung, dan Orish menunjukkan keusilannya, dimana Davi kemudian membawa Irish ke resto dan menunjukkan foto-foto sunset. Minggu sore, Alfa mengajak Irish ke pantai dan menunjukkan keahliannya melukis, membuat Irish terpesona. Meskipun mengetahui perubahan sikap Davi, Irish memutuskan untuk tidak terlalu memikirkannya, membuatnya mendapatkan teguran dari cewek-cewek, sehingga Irish mencoba untuk berbicara serius dengan Davi hanya untuk mendapati Davi menerima keadaan saat ini.

Davi mengizinkan Irish untuk menyaksikan pameran lukisan karya Basuki Abdullah. Namun saat mengetahui bahwa Irish dibawa Alfa menaiki sepeda motor, Davi segera memaksa Irish turun dan membawa Irish ke mobilnya. Alfa mengikuti dan memaksa Davi untuk menghentikan mobilnya, dan perselisihan pun terjadi diantara mereka. Mendapati Davi menuduhnya untuk melampiaskan amarah, Irish berlari turun dari mobil dan baru tiba di rumah saat malam, dimana Davi telah menunggunya di sana. Keesokan paginya, Irish menolak keras ajakan Davi yang hendak mengantarnya, dimana Davi yang mengetahui Irish belum mengerjakan PR dari Bu Nursiah, mengajak Irish untuk bolos sekolah.

Keesokan paginya, Alfa telah duduk di kursi Davi dan memperingatkan Davi bahwa ia akan mendatangi sepulang sekolah, dimana baku hantam terjadi diantara mereka hingga Irish menghentikan mereka dengan beranjak pergi. Setelah mengantar Irish pulang, Davi menyelesaikan urusannya dengan Alfa, hingga ia mengungkapkan kebenaran hubungannya dengan Irish. Dilanda rasa khawatir, Irish tiba pagi-pagi di sekolah dan mendapati Alfa datang dipenuhi luka lebam, sementara Davi tidak masuk. Mengetahui bahwa Davi telah mengungkapkan kebenaran hubungan mereka, Irish bersikap acuh ketika Davi masuk sekolah.

Irish bingung sendiri mendapati sikap Alfa yang semakin keterlaluan, sementara Davi diam saja. Setelah berpikir keras, Irish menunjukkan sikap masa bodoh pada Davi, yang segera meminta penjelasan padanya. Sementara pada Alfa, Irish memberikan peringatan keras untuk tidak lagi menemuinya. Namun mendapati Davi telah 3 hari absen, Irish segera menemui Alfa dan memaksa Alfa memberikan penjelasan.

Malam minggu ini, Alfa berdandan rapi demi menemui Irish di rumahnya untuk menyatakan cintanya. Setelah meminta waktu, Irish termenung di teras rumah, sementara Davi ikut termenung melihat Irish. Minggu pagi, Irish yang tengah melamun sambil memegang buku, mendapati Davi mengajaknya jalan-jalan menaiki sepeda motor besar, dimana Davi berkendara gila-gilaan hingga tiba di kebun teh dan berhenti setengah meter dari pagar pengaman.



Note:
- dikhususkan bagi yang sudah membaca bukunya [sebagai pengingat]
- bagi yang belum membaca bukunya, amat disarankan untuk membacanya [jika tertarik], sebab setiap penulis memiliki cara penyampaiannya sendiri-sendiri.

Saturday, July 21, 2018 0 comments

Sinopsis "The Divine Message of DNA" Bahasa Indonesia


The Divine Message of DNA
By: Kazuo Murakami

Gen tidak bertambah tua. Gen setiap orang sangatlah unik. Setiap anak memiliki 70 trilyun kombinasi gen yang mungkin terjadi. Hanya 5-10% dari gen kita yang bekerja. Untuk membuat Anda bahagia memerlukan penonaktifan gen” berbahaya dan pengaktifkan gen” yang bermanfaat bagi Anda. Kuncinya ada pada cara berpikir Anda. Jika Anda ingin menyalakan gen Anda, sikap memberi dan memberi jauh lebih efektif.

Semua makhluk hidup bermula dari sebuah sel. Seseorang yang memiliki berat badan 60 kg ± terdiri dari 60 trilyun sel, dimana setiap sel mengandung gen yang sama. 

Hidup kita benar” bergantung pada informasi yang luar biasa banyaknya yang tersimpan dalam DNA kita. Jika Anda dapat mengumpulkan semua DNA dari seluruh populasi di dunia yang berjumlah 6 milyar orang, hanya akan menjadi seberat butir beras.

Beberapa hal ajaib yang terjadi di sekitar kita mungkin sesungguhnya disebabkan pengaruh pikiran pada gen seseorang. Tawa memiliki efek yang menguntungkan bagi tingkat glukosa darah. Trauma psikologis dapat menyalakan gen yang menyebabkan seluruh rambut kita menjadi putih dalam semalam. Para ilmuan terkini mengakui kebenaran dari pribahasa “Penyakit datang dari pikiran”. Konsep penyembuhan diri sendiri telah muncul sejak dahulu kala. Dari sudut pandang genetik keajaiban adalah bagian dari program. Kita semua dilahirkan dengan memiliki potensi untuk menjadi keajaiban.

Kita harus bisa melihat keseluruhan situasi dan melihat sisi positif dari segala yang terjadi dalam hidup kita. Jika kita hanya memfokuskan diri pada hal yang rasional, kita hanya akan menangkap sebagian kenyataan disekeliling kita. Satu-satunya halangan bagi perkembangan kita adalah pemikiran “saya tidak bisa melakukannya”. Tidak ada kata terlalu awal untuk mulai membangun potensi, inilah kenapa pendidikan pralahir sangatlah penting.

Inspirasi adalah kombinasi dari kegembiraan dan semangat yang menyenangkan. Inspirasi setiap orang mungkin berbeda-beda. Jalani aktivitas dan hubungan yang dapat menginspirasi emosi yang tulus dari lubuk hati Anda yang paling dalam.

Sikap dan lingkungan dapat mengubah gen Anda. Lingkungan baru dapat beraksi sebagai katalis (pertumbuhan terjadi dengan adanya perpindahan). Sesekali lepaskan diri dari rutinitas  sehari-hari untuk melihat apa yang ditawarkan oleh berbagai tempat dan orang lain. Adanya perubahan lingkungan dapat membuat Anda melihat hal” baru dan menjadi permulaan dari kehidupan yang baru. Informasi adalah faktor lain yang dapat mengubah hidup Anda. Apapun minat dan hasrat Anda, dengan aktif dalam sebuah komunitas yang memiliki kesamaan minat dapat memberikan Anda kesempatan untuk membangkitkan gen dan potensi Anda.

Untuk membangkitkan kekuatan Anda, biarkan diri Anda terdesak. Ciri orang yang gen bermanfaatnya menyala salah satunya memiliki pandangan positif dan larut sepenuhnya pada pekerjaan yang sedang dikerjakannya tanpa mengkhawatirkan masa depan. Menghadapi hal-hal baru, informasi baru, dan lingkungan baru adalah kesempatan yang tepat untuk menstimulasi gen-gen yang padam.

Disarankan untuk menjadi generalis daripada spesialis. Selama Anda tetap berusaha, Anda pasti memiliki kesempatan. Menariknya, saat seseorang dengan penuh semangat tengah terlibat dalam sesuatu, orang lainpun akan ingin bergabung dalam kegiatannya.

Pikiran yang bersungguh-sungguh dapat ditularkan ke orang-orang dan seluruh makhluk hidup di sekitar kita. Intuisi juga berperan banyak dalam kesuksesan usaha diluar ilmu pengetahuan.

Gen mempengaruhi sebagian faktor lebih dari faktor-faktor yang lain. Faktor yang menyebabkan rusaknya gen secara garis besar ialah keturunan dan lingkungan. Memecahkan kode genetik memungkinkan diterapkannya terapi gen sebagai revolusioner masa depan obat-obatan. Namun kita harus berhati-hati dalam terapi ini karna berpotensi menimbulkan bahaya.

Dengan mengetahui keajaiban gen ini kita bisa merasakan adanya sesuatu yang agung. Dimana kita jauh lebih indah daripada yang kita duga. Faktor utama yang menghambat manusia adalah cara berpikirnya. Yaitu pemikiran negatif yang melanggar hukum-hukum alam. Tiga saran yang saya anggap berguna dalam hidup;
1. miliki niat yang mulia,
2. hidup dengan rasa terima kasih,
3. berpikir positif.

Dan ingatlah segala yang terjadi pada kita memang perlu terjadi.

Uang tidak harus digunakan untuk diri sendiri tetapi juga untuk menjadikan dunia menjadi lebih baik.

Bagi setiap lingkungan tertentu alam sudah menentukan jumlah yang sesuai. Oleh karenanya gen kita diprogram untuk mempertahankan keseimbangan yang cukup.



Note:
- dikhususkan bagi yang sudah membaca bukunya [sebagai pengingat]
- bagi yang belum membaca bukunya, amat disarankan untuk membacanya [jika tertarik], sebab setiap penulis memiliki cara penyampaiannya sendiri-sendiri.
 
;